Selamat Hari Angkutan Nasional, Buat Para Supir Angkutan Umum

WHAT`S UP
mading
Photo: LAKEYBAGET

LAKEYBANGET.COM - Hari Angkutan Nasional,  di Indonesia selalu diperingati setiap tanggal 24 April. Hari Angkutan Nasional memang tidak familiar, mungkin yang tau hanya orang-orang Kementrian Perhubungan saja, karena supirnya juga nggak tau ada hari ini. Meskipun demikian, pelayanan angkutan transportasi umum perlu menjadi perhatian penting agar masyarakat dapat berpergian dengan aman dan nyaman. Selamat Hari Angkutan Nasional untuk para supir angkutan umum, semoga Pemerintah mengerti "tangisan" kamu hari ini. Untuk memperingati hari ini, Lakban akan menuliskan tentang sejarah angkutan umum pertama kali masuk ke Indonesia.

Sejarah

Sejarah singkat angkutan umum di Indonesia bisa dikatakan berawal sejak era pendudukan Jepang, sekitar tahun 1943. Saat itu, Jepang yang berstatus penjajah, membentuk dua institusi angkutan berbayar, yakni Jawa Unyu Zigyosha berupa kendaraan truk, gerobak atau cikar (sejenis dokar).



Sedangkan satu angkutan lainnya, Zidosha Sokyoku, lebih kepada kendaraan dengan mesin bermotor dan bus. Ketika Jepang menyerah dan Republik Indonesia lahir dengan pembacaan proklamasi 17 Agustus 1945, dua jawatan itu diambil alih Jawatan Perhubungan (kini Kementerian Perhubungan).



(foto : Devianart.net)

Jawa Unyu Zigyosha diubah namanya jadi Djawatan Pengangkoetan yang dikhususkan untuk angkutan barang, serta Zidosha Sokyoku diubah jadi Djawatan Angkutan Darat untuk penumpang. Kedua jawatan ini pun digabungkan pada 25 November 1946 menjadi Damri.



Harapan supir



Karena telah mengetahui hari ini adalah hari Angkutan Nasional, para supir angkutan umum mengharapkan ada kebijakan baru dari pemerintah guna menyikapi banyaknya bisnis angkutan yang dinilai "memutuskan" rezeki para supir angkutan umum bukan online. Angkot dinilai bakal hilang jika memang tidak ada perhatian pemerintah, semenara agkot adalah alat transportasi yang paling awam dan paling lama melayani mayarakat.

"Masa harus dimusiumkan sih, kaya bajaj, angkot, bemo, semuanya dah, bantu kita dong bapak-bapak yang diatas sana," ujar salah satu supir yang Lakban temui dikawasan terminal Pasar Minggu, Minggu (24/4).

Harapan penumpang



Minimalisir kejahatan di angkutan umum jika memang mau angkutan umum nggak ditinggalkan oleh pelanggan. Karena tindak kejahatan di angkutan umum juga tetap selalu ada, sehingga sikap hati-hati dan selalu waspada tetap sangat penting. Dengan diperingatinya Hari Angkutan Nasional, masyarakat luas khususnya pengguna angkutan umum mengharapkan dapat merasakan suasana yang aman dan nyaman saat berpergian.

Tuntutan pelanggan ke Pemerintah



(foto : beritatrans.com)

Masyarakat yang notabene pengguna angkutan umum mengharapkan pemerintah menyediakan sarana transportasi umum yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Karena hal tersebut merupakan hal yang vital di samping sarana infrastruktur pendukung lainnya demi memaksimalkan kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan pemerintahan.