Orang gunung ingin ke pantai. Orang pantai ingin ke gunung

WAGON
#TravelUpdate
Photo: traveltoday

Kalian pasti pernah mendengar ungkapan ini. Timbul kemudian pertanyaan. Bagaimana jika ada orang yang ingin mengunjungi keduanya?

Memang harus diakui. Untuk dapat menemukan parawisata yang merangkup kedua destinasi itu di Indonesia tidaklah mudah. Mengapa demikian? Sebab, beberapa tempat wisata hanya dibatasi oleh satu destinasi saja. Misalnya, jika kita berpergian ke puncak (contoh: Bogor) maka kita tidak bisa menemukan pantai. Pun sebaliknya.

Tapi jangan khawatir. Di sebuah daerah yang letaknya tidak jauh dari Ibukota. Ada wilayah yang sekaligus memiliki kedua destinasi ini. Namanya adalah: Bayah. Sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Letaknya berbatasan dengan Kecamatan Cilograng dan Cibeber. Sebuah daerah dataran tinggi dan Kecamatan Cihara yang merupakan dataran rendah menjadikan Bayah sebagai wilayah yang diapit dengan pegunungan dan pantai.

Bayah terdiri dari 9 kelurahan/desa. Setiap desanya memiliki tempat wisata yang unik. Lakeybanget.com akan memberikan bocoran kepada kamu beberapa desa yang wajib kamu kunjungi ketika plesiran di Bayah.

Bayah memang terkenal dengan destinasi wisata pantainya. Sebut saja salah satu contohnya: pantai Tanjung Layar di Desa Sawarna, Bayah. Pantai Tanjung Layar memiliki keindahan dan panorama pantai yang luar biasa. Ombaknya dikenal ganas. Airnya tampak membiru.

Tapi siapa yang menyangka kalau Bayah ternyata juga memiliki panorama gunung perbukitan yang tak kalah indah. Sebut saja namanya: Gunung Curi. Sebuah perbukitan yang tak jauh dari pantai Sawarna. Bukit yang banyak ditanami jagung dan teh.

Itu masih sebagian kecil dari destinasi di Bayah. Masih banyak lagi. Bagaimana? Kamu penasaran mengunjungi wilayah ini?

Agar kamu semakin penasaran dan ingin berlibur di Bayah, kami lakeybanget.com akan mengulas satu persatu destinasi yang bisa kalian kunjungin di Bayah.

  1. Wisata di Desa Sawarna, Bayah
Desa Sawarna pasti sudah tidak asing lagi bagi para pelancong. Viralnya desa sawarna dapat kita lihat di media sosial.

Banyak objek wisata yang bisa kita kunjungi. Sampai-sampai tidak cukup satu hari untuk menyambangi semuanya.

Sawarna memiliki 2 jenis objek wisata, yaitu pantai dan goa. Setiap pantainya memiliki keunikan dan keindahannya masing-masing. Begitupun dengan goanya.

  1. Pantai Tanjung Layar
Pantai ini dinamakan tanjung layar karena ikonnya yang berupa 2 buah batu karang besar yang berbentuk seperti kapal layar terkembang. Pada sisi bibir pantainya terdapat gugusan batu karang datar yang menyerupai jejak kaki. Konon katanya jejak tersebut adalah kaki kabayan.

  1. Pantai Pasir Putih (Ciantir)
Bergeser dari pantai Tanjung Layar. Bila berjalan perlahan menyusuri pantai, selanjutnya kita akan berada di Pantai Pasir Putih. Berbeda dengan Pantai Tanjung layar yang didominasi oleh banyaknya batu karang. Di pantai ini kita bisa melihat hamparan pasir yang putih dengan ombak yang bergelombang tinggi. Pantai ini juga biasanya dimanfaatkan oleh turis-turis asing untuk surfing.

  1. Pantai Karang Bokor
Bagi kamu yang penasaran dan ingin melihat langsug ganasnya ombak pantai selatan, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Terdapat sebuah karang besar yang menjadi ikon pantai ini. Jika laut pasang, karang ini akan dihempas ombak dan menimbulkan suara yang menggelegar.

  1. Pantai Pulo Manuk
Pantai ini menyajikan pemandangan yang sangat memesona mata kamu. Apalagi kalau kamu datang pada sore hari, kita akan melihat indahnya aksi saat matahari akan bersembunyi atau yang biasa kita sebut 'Senja'. Untuk kamu penikmat senja, silakan mampir.

Lebih asyiknya lagi, di pantai ini kita bisa berenang. Karena ombaknya yang tenang.  Tidak terlalu ganas seperti pantai-pantai yang dijelaskan sebelumnya. Apalagi pantai ini berhubungan langsung dengan muara. Jadi, bagi wisatawan yang membawa anak kecil dan takut berenang di pantai, muara ini bisa menjadi tempat bermain si "buah hati".

Setelah puas wisata pantai. Saatnya kita naik ke suasana puncak yang ada di daerah Bayah.