Pentingnya Personal Branding bagi Pencari Kerja

WHAT`S UP
mading
Photo: (c) mdigital.pt

 

KOMPETISI dalam mencari pekerjaan semakin ketat. Apalagi di Indonesia yang angkatan kerjanya terus tumbuh. Antrean pelamar kerja di ajang bursa lowongan kerja selalu membludak. Jadi kamu yang baru lulus sekolah atau kuliah dan ingin bekerja di perusahaan harus berkompetisi keras. Apa yang bisa kamu lakukan? Di era digital ini, kamu layak melirik pentingnya personal branding di dunia maya. 

Perusahaan sekarang banyak membuka lowongan kerja secara online. Untuk banyak perusahaan, daftar riwayat hidup atau CV sudah diminta untuk dikirimkan dalam bentuk link alamat tempat kamu menyimpannya di salah satu cloud. Paperless alias tidak harus mencetak lagi di kertas. Lebih cepat dan efisien.  Tentu kamu bisa dilacak tidak hanya dari CV mu tapi juga dari profil dan aktivitasmu yang kamu bagi di dunia maya.

Di sinilah kita perlu mengulas tentang pentingnya pencitraan dirimu di dunia maya atau online personal branding.  Apakah personal branding? Personal branding adalah proses memasarkan diri dan karier melalui suatu citra yang dibentuk untuk khalayak umum. Citra ini kemudian dapat dipresentasikan lewat berbagai jalur, seperti media sosial, blog, situs web pribadi, hingga perilaku di depan umum. Layaknya produk atau jasa, brand personal memberikan gambaran tentang pengalaman yang akan didapat konsumen ketika berinteraksi dengan pemilik brand.

Bagaimana langkahnya?

Yang pertama, kenali diri dan minatmu. Mengenal diri sendiri? Ya, kamu mungkin merasa kamu selama ini sudah mengenali diri-sendiri. Belum tentu. Banyak dari kamu yang mungkin masih belum jelas ingin dikenal sebagai apa. Bahkan lebih sering bertanya dan mencari info tentang profesi apa yang cocok buat dirimu.

Ini adalah proses yang penting tapi sering kamu abaikan. Padahal, bagaimana orang lain akan meneganlmu kalau kamu sendiri tidak mengenali dirimu sendiri.  Ini terkat dengan passion dan cita-citamu.

Yang kedua, samakan nama akunmu di semua media sosial. Ini akan membantu orang lain mudah mencari dan menjangkaumu di dunia maya. Istilah asingnya, presentable dan searchable. Orang lain yang akan mengajakmu kerjasama akan  mendapatkan gambaran tentang minat, lingkaran pertemananmu, pendapatmu dan pendapat teman-temanmu tentang kamu.  

Benahi dan sempurnakan profile kamu di LinkedIn.  Linked in adalah salah satu jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lainnya, namun Linked In tampil sedikit berbeda dengan jejaring sosial kebanyakan. Jejaring sosial yang satu ini (LinkedIn) lebih diperuntukkan bagi kalangan profesional. Mengoptimalkan Linked In untuk ‘menjual diri‘ secara online pun lebih memungkinkan.

Para eksekutif dari semua perusahaan Fortune 500 ada di dalamnya, dan banyak bahkan menggunakan LinkedIn untuk merekrut karyawan untuk dipekerjakan diperusahaan mereka.

Para pemburu karyawan beroperasi atau mencari referensi dari situs ini. Manfaat LinkedIn adalah mengenal orang lain yang belum kita kenal melalui jaringan orang-orang professional yang kita kenal dan menemukan hubungan baru, mengenal profesi seseorang, dan keberadaan sebuah perusahaan.

Yang ketiga, bikin web atau blog untuk menampung dan menampilkan gagasanmu. Gagasan-gagasanmu perlu disosialisasikan. Kamu bisa nulis di blog yang tersedia gratis. Lebih bagus lagi kamu punya web dengan nama domain sendiri yang akan mengesankan bahwa kamu lebih profesional.