Apa Rahasia Film Pendek yang Bagus?

MEMBUAT  film pendek sangat perlu dan menarik bagi siapapun. Konten film atau video semakin banyak mendominasi pertukaran informasi di jagat maya. Film atau video bisa dipertukarkan dengan mudah murah. Kualitasnya relatif baik meski dikompresi atau dikecilkan ukuran filenya.

Orang mungkin masih ada yang mau membaca artikel atau teks, bisa menikmati dan menangkap pesan dari gambar. Namun, lebih banyak lagi yang menyampaikan dan menerima pesan dalam bentuk video atau film. Dan materi audio visual yang berkembang sekarang biasanya pendek dan dalam ukuran file yang cukup kecil.

Apa yang harus kamu perhatikan untuk membuat   film pendek yang baik?

1. Pastikan semua adegan diambil dengan baik. Karena saat ini kamu biasanya gunakan video digital, maka kamu bisa cek atau replay shot demi shot yang kamu ambil. Sudah bagus, sesuai keinginanmu? Kalau belum re-take. Kamu harus periksa dialog, suara, pencahayaan. Klau kualitasnya sudah oke maka kamu bisa ‘bungkus’. Jangan sampai kamu mengandalkan untuk memperbaikinya di tahap paska produksi.  

 2.  Pastikan Kualitas Tata Suara . Banyak film pendek yang konsep dan gambarnya baik, namun rusak oleh suara yang buruk. Hal ini sangat mengganggu dan bisa membuat pesan tidak sampai. Bagaimanapun tata suara adalah faktor penting karena film yang kamu buat adalah komninasi gambar dan suara. Mood penonton terbangun oleh audio yang menyertai gambar.

3. HIndari efek yang tak perlu. Terlalu banyak efek akan mengganggu dan membuat kesan norak. Efek  harus dipilih yang benar-benar cocok dan membantu menyampaikan pesan kepada penonton. Setiap efek mempunyai ‘maksud’ tertentu. Penggunaannya harus proporsional.

4. Hindari shooting outdoor malam hari. Karena menggunakan kamera adaalah ‘melukis dengan cahaya’. Kegelapan adalah ‘musuh’ yang harus disiasati. Sehingga dikenal istilah pengambilan gambar day for night dimana shooting diambil di siang hari walaupun degan menggunakan filter dan efek editing bisa dihasilkan gambar suasana malam hari. Kalaupun kamu berani ambil gambar malam  usahakan  menggunakan lampu yang cukup sesuai teknik lighting yang kamu pelajari.  

5. Bikin film pendek yang benar-benar pendek.  Apalagi saat ini adalah era youtube dan era medsos. Film atau materi video harus menarik dalam 5 sampai 10 detik awal. Bahasa visual juga harus lebih kuat dalam menyampaikan pesan. Biasanya film pendek minim dialog, pesan disampaikan tidak dalam bahasa verbal. Tak jarang gambar-gambar itu dirangkai dengan puitis dan memberi ruang bagi penonton untuk menafsirkannya.