Topsoil Mapper, Teknologi Pertanian Masa Depan

WHAT`S UP
DUNIA DIGITAL
Photo: topsoil mapper (c) youtube

GEOPROSPECTORS, sebuah perusahaan teknologi pertanian di Austria, mengembangkan penerapan sensor dan analisa lahan pertanian. Kamu yang mengambil jurusan teknologi pertanian di SMK mungkin bisa lebih memahami bagaimana prinsip dasar dan penerapannya. Pada prinsipnya, teknologi terus menawarkan kemudahan, efisiensi, dan peningkatan kuantitas dan kualitas hasil pertanian.

Matthias Noster , CEO perusahaan, tersebut mengatakan bahwa segala informasi tentang tanah adalkah dasar penting untuk meningkatkan ahsild an mengurangi penggunaan asupan, atau sederhananya penggunaan pupuk. Dengan informasi yang akurat maka penggunaan pupuk bisa dilakukan dengan tepat baik takaran maupun sebarannya.   

Dia yakin teknologi sensor modern harus digunakan untuk menghitung secara akurat berbagai parameter tanah seperti kepadatan, saturasi air, dan jenis tanah. Bagaimana mengolah tanah, mengairi lahan, dan memperlakukan tanah sesuai jenis tanahnya? Teknologi berbasis digital inilah yang memberi solusinya.



Piranti yang dikembangakn perusahaan itu mencakup Topsoil Mapper, Topsoil Visualizer, dan Topsoil Data Box.  Topsoil Mapper berbasis pada teknologi sensor modern yang  dipasang ditraktor. Sensor ini yang akan menjadi ‘mata’ petani untuk memelototi kondisi tanah pertaniannya.

Dipasang di bagian depan traktor, TOPSOIL MAPPER berada sekitar 30 cm di atas permukaan tanah. Sensor terhubung ke terminal melalui koneksi kabel. Sensor akan  menguji dan menganalisa lapisan tanah melalui induksi elektromagnetik. Anda dapat mensurvei tanah dengan kecepatan 15 kilometer per jam  atau lebih.

Perangkat lunak TOPSOIL VISUALIZER memproses data yang direkam pada terminal dan memberikannya kepadamu bersama dengan informasi tanah yang telah dikonfigurasikan di perjalanan. Jika tidak ada terminal di traktor, perusahaan akan memasok satu tanpa biaya tambahan.

"Metode pengukuran geofisika ini tidak invasif, yang melindungi lapangan," kata Nöster. “Konduktivitas di tanah digunakan untuk menetapkan parameter seperti pemadatan dan saturasi air hingga kedalaman sekitar 1 meter (40 inci). Untuk menentukan jenis tanah, sistem menggunakan perpustakaan yang disiapkan oleh organisasi (seperti USDA) yang mengidentifikasi jenis-jenis tanah yang ditemukan di seluruh dunia. Database lain dapat ditambahkan secara teratur, sesuai kebutuhan. ”

Perangkat lunak Visualizer Topsoil menghasilkan angka secara real time sebagai profil. Dengan cara ini, Anda dapat langsung melihat, misalnya, kedalaman zona pemadatan.

Sementara TOPSOIL DATA BOX  adalah solusi berbasis web untuk pengelolaan dan dokumentasi data. Perangkat ini adalah aplikasi web berbasis GIS dengan peta tanah yang intuitif dan dapat dibaca yang tersedia untuk Anda sebagai alat analisis mendalam. Ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar.